TINGKATKAN DISIPLIN ASN, TERAPKAN PRESENSI FACE SCAN

Untuk meningkatkan disiplin ASN Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terhitung 1 Mei 2019  menerapkan presensi dengan mesin Face Scan. Presensi dengan face scan diterapkan bagi 41 OPD yang pada tahun 2019 ini telah menerima alokasi mesin face scan dan wajib melakukan presensi dengan scan wajah.

Hal  tersebut  tertuang dalam Surat Pemerintah Kabupaten Kulon Progo nomor 842.1/1582/III/2019  tentang pelaksanaan presensi dengan mesin face scan yang disusul dengan surat nomor 800/2258/2019, tanggal 6 Mei 2019  tentang pengaturan penggunaan presensi.

Sedangkan bagi Instansi / Unit kerja  yang belum mendapatkan alokasi mesin face Scan yaitu RSUD Wates, RSUD NAS, UPT Dinas dan UPT Puskesmas  tetap menggunakan presensi manual dengan mencantumkan jam hadir dan jam pulang yang dilaporkan ke Bupati melalui BKPP paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya.

Berdasar surat tersebut Kepala OPD/Unit Kerja agar memantau pelaksanaan presensi bagi PNS di lingkungannya karena presensi dengan face scan akan menjadi salah satu indikator dalam penerimaan tambahan penghasilan pegawai berbasis kinerja.

PNS dinyatakan masuk bekerja apabila melakukan presensi chek in dan atau chek aut, melakukan tugas kedinasan sehingga tidak melakukan presensi yang dibuktikan surat tugas dan atau surat keterangan atasan langsung. PNS dinyatakan terlambat jika presensi chek in setelah ketentuan jam masuk kerja serta tidak presensi kedatangan selain melaksanakan tugas dinas. PNS dinyatakan mendahului jika presensi pulang sebelum kententuan jam pulang serta PNS dinyatakan tidak hadir jika tidak presensi kedatangan dan kepulangan atau sedang melaksanakan cuti sesuai ketentuan cuti. (subid disiplin**)