Pengurus Barang Jangan Dianggap Remeh

Dalam rangka peningkatan pengetahuan, wawasan dan keterampilan, sebanyak 50 orang Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) Kabupaten Kulon Progo khususnya pengelola/pengurus barang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengikuti Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Teknis Penatausahaan Barang Daerah yang berlangsung di Wisma Dharmais, Pengasih, Kulon Progo.

Menurut salah seorang staf Sub Bidang Diklat Prajabatan, Teknis dan Fungsional Bidang Diklat Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kulon Progo, Eko Kurniawati, SIP, pelaksanaan diklat akan berlangsung mulai Tanggal 22 sampai dengan 30 April 2013 dari pukul 07.30-17.00 WIB. Lebih lanjut Eko menambahkan bahwa seluruh peserta diklat tidak diasramakan, dan untuk hari Sabtu Minggu kegiatan diklat diliburkan. "Diklat dimulai pada Tanggal 22 April 2013 dan peserta tidak diasramakan dan Hari Sabtu Minggu kegiatan diklat libur," papar Eko.

Pembukaan diklat yang berlangsung hari ini, Senin 22 April 2013 dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo, Ir. RM. Astungkoro, M.Hum, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Drs. Djulistyo, Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset (DPPKA), Elin Tjindewati, SE, Akt dan sejumlah pejabat struktural Bidang Diklat Badan kepegawaian Daerah serta beberapa tamu undangan yang berkompeten. Dalam sambutannya Astungkoro menyampaikan bahwa diklat penatausahaan barang daerah sangat dibutuhkan dalam rangka mencapai laporan keuangan daerah dengan predikat "WTP" (Wajar Tanpa Pengecualian). "Pengurus barang jangan dianggap remeh, mereka adalah ujung tombak, apabila laporan keuangan tidak beres, akan jadi temuan tim pemeriksa," tegasnya.

Lebih lanjut Astungkoro berharap agar peserta dapat mengikuti kegiatan diklat ini dengan sungguh-sungguh sehingga dapat digunakan sebagai sarana untuk menggali semua informasi atau hal-hal yang terkait dengan penatausahaan barang daerah.

Foto : Google.co.id